AXIOO CLASS PROGRAM (Alif Akbar Irdho B)
Selasa, 31 Juli 2018
Selasa, 24 Juli 2018
Pengertian ABD
Pengertian Administrasi Basis Data
Pengertian
administrasi basis data adalah orang yang bertanggung jawab
untuk desain, pelaksanaan, pemeliharaan dan perbaikan database organisasi.
Mereka juga dikenal dengan Database Programmer, dan terkait erat dengan
Database Analyst, Database Modeler, Programmer Analyst, dan Systems Manager.
Peran mencakup pengembangan dan desain database, pemantauan dan meningkatkan
kinerja dan kapasitas database, dan perencanaan kebutuhan perluasan di masa depan.
Mereka mungkin juga merencanakan, mengkoordinasi dan melaksanakan
langkah-langkah keamanan untuk menjaga database.
Peran
administrasi basis data adalah Instalasi perangkat lunak yang baru
dari perangkat lunak DBMS, aplikasi perangkat lunak, dan perangkat lunak lain
yang berhubungan dengan administrasi DBMS. Penting bahwa DBA menguji software
baru sebelum pindah ke sebuah lingkungan produksi.
Konfigurasi hardware dan software dengan sistem administrator
Dalam banyak kasus, perangkat lunak sistem hanya dapat diakses oleh
administrator sistem. Dalam kasus ini, DBA bekerja sama dengan administrator
sistem untuk melakukan instalasi perangkat lunak, dan untuk mengkonfigurasi
hardware dan software agar berfungsi secara optimal dengan DBMS.
Keamanan administrasi
Salah satu tugas utama DBA adalah untuk memantau dan mengelola
keamanan DBMS. Hal ini melibatkan penambahan dan menghapus pengguna, pemberian
quota, audit, dan memeriksa masalah keamanan. Analisis data - DBA menganalisis
data yang tersimpan dalam database dan membuat rekomendasi yang berkaitan
dengan kinerja dan efisiensi penyimpanan data. Ini termasuk penggunaan indeks
efektif, memungkinkan "Paralel Query" eksekusi, atau fitur khusus
DBMS lainnya.
Komponen Arsitektur DBMS Enterprise
a) Data Dictionary adalah
sebuah repository yang menyimpan data definition dan deskripsi dari struktur
data didalam database.
b) DBMS Utilities adalah
program yang memungkinkan user mengelola data dengan cara create, edit, delete
data dan file. Di dalamnya termasuk data recovery dan back up.
c) Report Generator adalah program untuk
menghasilkan laporan yang berasal dari data yang disimpan.
Struktur Memori Arsitektur DBMS Enterprise
a) Struktur Hirarki digunakan dalam DBMS
mainframe awal. Hubungan records bentuk model treelike. Struktur ini sederhana
namun nonflexibel karena hubungan terbatas pada hubungan satu ke banyak IBM
sistem IMS dan mobile RDM adalah contoh sistem basis data hirarki dengan
beberapa hirarki atas data yang sama. Struktur ini digunakan juga untuk
menyimpan informasi geografis dari sistem file.
b) Struktur Jaringan terdiri
dari hubungan yang lebih kompleks dengan banyak catatan dari akses mengikuti
salah satu dari beberapa jalan.
c) Struktur Relasional adalah
yang paling umum digunakan saat ini. Digunakan oleh mainframe, midrange, dan
sistem komputer mikro. Menggunakan dua dimensi baris dan kolom untuk menyimpan
data.
d) Struktur Multidimensi struktur ini menampilkan tampilan
spreadsheet seperti data dan mudah untuk mempertahankan karena catatan disimpan
sebagai atribut fundamental.
Proses-Proses
DBMS Enterprise
1.
Mendefinisikan Kebutuhan (Requirements Definition)
Tujuannya : Untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan data yang dibutuhkan
oleh user dalam
sebuah organisasi.
Penjabarannya adalah :
1. Mendefinisikan
Kebutuhan Data
-Pengumpulan Informasi
-Domain Constraint
-Refrensial Integrity
-Other Business Rules
-Pengumpulan Informasi
-Domain Constraint
-Refrensial Integrity
-Other Business Rules
2. Menentukan
Ruang Lingkup
3. Pemilihan Metodologi
-Mengidentifikasi User Views
-Model Data Struktur
-Model Database Contraint
3. Pemilihan Metodologi
-Mengidentifikasi User Views
-Model Data Struktur
-Model Database Contraint
2.
Rancangan Konseptual (Conceptual Design)
Tujuannya : Untuk
membuat sebuah model data konseptual (arsitektur informasi) yang akan mendukung
perbedaan kebutuhan iinformasi dari beberapa user dalam sebuah organisasi.
c. Rancangan
Implementasi (Implementation Design)
Tujuannya :
Untuk memetakan model data logis (logical data model) ke dalam sebuah skema
yang dapat diproses oleh DBMS tertentu melalui transformasi ERD ke relasi.
d. Rancangan
Fisik (Physical Design)
Pada tahap
terakhir ini, logical database structured (normalized relation, trees, network,
dll) dipetakan menjadi physical storage structure seperti file dan tabel.
Rancangannya
Seperti :
-Model detail oleh Database Specialists
-Diagram Entity-Relationship
-Normalisasi
-Spesifikasi hardware/software
-Model detail oleh Database Specialists
-Diagram Entity-Relationship
-Normalisasi
-Spesifikasi hardware/software
e. Langkah
perbaikan (Stepwise Refinement) Keseluruhan proses perancangan pada perancangan
database harus dipandang sebagai satu langkah perbaikan, di mana perancangan
pada setiap tahapan diperbaiki secara progresif melalui perulangan (iteration).
Langkah perbaikan harus dilakukan pada bagian akhir setiap tahapan sebelum melangkah
ke tahapan berikutnya.
Rabu, 23 Agustus 2017
Sistem Interkoneksi dan Bus
Organisasi
Perangkat Keras Komputer
Organisasi
Perangkat Keras Komputer
Organisasi
Perangkat Keras Komputer
Struktur
Interkoneksi
•Komputer tersusun atas komponen -
komponen atau modul - modul (CPU, memori dan I/O) yang saling berkomunikasi.
•Kumpulan lintasan atau saluran berbagai
modul disebut struktur interkoneksi.
Jenis
pertukaran data yang diperlukan oleh modul
- modul komputer:
•Memori
ke CPU : CPU melakukan pembacaan data maupun instruksi dari memori.
•CPU
ke Memori : CPU melakukan penyimpanan atau penulisan data ke memori.
Struktur
Bus
data
bus adalah
lintasan bagi perpindahan data antar modul.
address
bus digunakan
untuk menspesifikasi sumber dan tujuan data pada bus data.
control
bus digunakan
untuk mengontrol bus data, bus alamat dan seluruh modul yang ada
saluran
kontrol meliputi :
•Memory Write, memerintahkan data pada bus
akan dituliskan ke dalam lokasi alamat.
•Memory Read memerintahkan data dari lokasi
alamat ditempatkan pada bus data.
•I/O Write, memerintahkan data pada bus
dikirim
ke lokasi port I/O.
•I/O Read, memerintahkan data dari port
I/O
ditempatkan pada bus data.
•Transfer ACK, menunjukkan data telah
diterima
dari bus atau data telah ditempatkan pada bus.
•Bus Request, menunjukkan bahwa modul
memerlukan kontrol bus.
•Bus Grant, menunjukkan modul yangmelakukan
request telah diberi hak mengontrol bus.
•Interrupt Request, menandakan adanya
penangguhan interupsi dari modul.
•Interrupt ACK, menunjukkan penangguhan
interupsi telah diketahui CPU.
•Clock, kontrol untuk sinkronisasi operasi
antar
modul.
•Reset, digunakan untuk menginisialisasi
seluruh
modul.
Prinsip
operasi bus:
Operasi pengiriman data ke modul lainnya
:
1.
Meminta penggunaan bus.
2. Apabila telah disetujui, modul akan memindahkan
data yang diinginkan ke
modul yang dituju.
modul yang dituju.
Operasi meminta data dari modul lainnya :
1. Meminta penggunaan bus.
2. Mengirim request ke modul yang dituju
melalui saluran kontrol dan alamat
yang sesuai.
3. Menunggu modul yang dituju mengirimkan
data yang diinginkan.
Elemen
Perancangan Bus :Jenis
Bus
•Dedicated Bus : bus yang khusus menyalurkan data
tertentu, misalnya
paket data saja, atau alamat saja,
Keuntungan: throughput yang tinggi karena
kemacetan lalu lintas kecil.
Kerugian: meningkatnya ukuran biaya sistem.
•Multiplexed bus : bus melakukan tugas untuk
berbagai informasi yang berbeda
baik data, alamat maupun sinyal
kontrol dengan metode mulipleks data
Keuntungan: hanya memerlukan saluran yang
sedikit sehingga dapat menghemat
tempat dan biaya.
Kerugian: kecepatan transfer data menurun
dan diperlukan mekanisme yang
komplek untuk mengurai data yang telah
dimultipleks.
Elemen
Perancangan Bus :Metode Arbritasi
•Tersentralisasi : pengontrol bus sentral
atau arbiter yang bertugas
mengatur penggunaan bus oleh modul.
•Terdistribusi : setiap modul memiliki
logika pengontrol akses
(access control logic) yangberfungsi mengatur pertukaran data melalui bus.
•Timing : Metode terjadinya event dikoordinasikan pada bus
–Sinchronous : terjadinya event pada bus
ditentukan oleh clock.
–Asinchronous : terjadinya event pada bus
mengikuti dan tergantung pada
event sebelumnya.
Elemen
Perancangan Bus lainnya:
•Lebar Bus
•Jenis Transfer Data
Contoh
Bus:
•Bus ISA (Industry Standar Architecture)
Vendor
pemakai: IBM
•Bus PCI Vendor pemakai: Intel Peripheral
Component Interconnect (PCI)
adalah bus yang tidak
tergantung prosesor dan berfungsi sebagai bus
mezzanine
atau bus peripheral. PCI memiliki kinerja
tinggi untuk sistem I/O berkecepatan
tinggi seperti :
video adaptor, NIC, disk controller, sound card, dan
lain-lain.
•Bus USB / Universal Standard Bus Untuk peralatan
yang memiliki kecepatan
rendah seperti keyboard,
mouse, dan printer, 7 vendor komputer (Compaq,
DEC,
IBM, Intel, Microsoft, NEC, dan Northern
Telecom) bersama-sama merancang bus
USB.
•Bus SCSI
Small Computer System Interface (SCSI)
adalah
perangkat peripheral eksternal yang dipopulerkan
oleh macintosh pada
tahun 1984. SCSI
merupakan interface standard untuk drive CD-
ROM, peralatan
audio, hard disk, dan perangkat
penyimpanan eksternal berukuran besar. SCSI
menggunakan interface paralel dengan 8, 16,
atau 32 saluran data.
•Bus P1394 / Fire Wire
Bus performance tinggi yang dikenal
dengan
Fire Wire (P1394 standard IEEE). P1394 memiliki
kelebihan dibandingkan
dengan interface I/O
lainnya, yaitu sangat cepat, murah, dan mudah
untuk
diimplementasikan. Pada kenyataanya
P1394 tidak hanya populer pada sistem
komputer, namun juga pada peralatan elektronik
seperti pada kamera digital,
VCR,dan televisi.
Kelebihan lain adalah penggunaan transmisi
serial sehingga
tidak memerlukan banyak kabel.
Langganan:
Postingan (Atom)
SOAL ADMINISTRASI BASIS DATA
ProProfs - Soal Administrasi Basis Data
-
Untuk dapat menjalankan CD mandriva linux, Pertama kita harus mengatur Boot pada BIOS dengan Boot From CD sebagai booting pertama. Ke...
-
TUGAS ULANGAN SK I. Pilihan Ganda 1. Berikut merupakan beberapa tugas dari system control...
-
Hirarki dan karakteristik memory Hirarki memori dalam arsitektur komputer adalah sebuah pedoman yang di lakukan oleh para perancang demi ...